Showing posts with label lamborghini. Show all posts
Showing posts with label lamborghini. Show all posts

Saturday, February 12, 2011

2010 Lamborghini Gallardo LP 620 Yarrow

2010 Lamborghini Gallardo LP 620 Yarrow

2010 Lamborghini Gallardo LP 620 Yarrow

Ferruccio Lamborghini was a very successful business man who owned various businesses although his main line of business was building and selling tractors. Ferruccio's philosophy was to work hard in the morning and enjoy himself in the afternoon. One day while racing his Ferrari with his close friend Enzo Ferrari he told him that he didn't quite think that his car was good enough! Enzo took it the wrong way and replied "what would you know about building sports cars, you only know how to build tractors"? Ferruccio felt insulted and decided to build himself his own sports cars. At first everybody laughed at his big ideas. But in 1963 he opened his state of the art factory in Sant' Agata in Bolognese about 25km from Bologna.

Ferruccio Lamborghini's love of bulls was so strong that he would often visit Don Eduardo Miura who was the owner of a famous bull ranch in the region of Seville and who bred several species. It was this passion that led him to name several of his cars after various breeds of bull which were reared on this ranch. In 1966 at The Geneva Motor Show an early prototype car called the P400S received so much attention that it went in to production under a different name as the Miura a 4 litre car with 280 bhp which is named after a savage breed of Bull bred by Don Eduardo Miura himself, and several variations followed including the SV Concept, Roadster, SV, and the Jota A replacement for the Miura was to become the Islero 400GT and Islero 400GTS a 2+2 coupe which was built between 1968 and 1969 and was named after the bull that killed the famous matador Manolete in 1947.


2010 Lamborghini Gallardo LP 620 Yarrow

The Espada which is the Spanish word for Sword appeared in 1968 at the Geneva motor show and was designed by Marcello Gandini of Bertone the famous car designer who designed several cars for Lamborghini Other cars which had names related to bull fighting were the Jalpa which made its debut at the Geneva Auto Show in 1981 and was named after a breed of bull. In 1990 Diablo was named after a famous bull fight in 1869 when the Duke of Veragua's raging bull was in an epic battle with El Chicorro.


2010 Lamborghini Gallardo LP 620 Yarrow

Some of the more modern supercars of this era include the Muircéilago who was named after the legendary bull in 1879 whose life was spared by Matador El Lagartijo for his amazing performance in the arena and who survived more than 28 strokes from the estoc at this point the matador decided to spare it its life which is very unusual in bull fighting. Gallardo was the name of one of five famous castles of the fighting bull breed, and in 1943 the Reventon was named after the famous bull that took the life of the Mexican torero Félix Guzmán, and finally the 2008 concept car called the Estoque which is named after the estoc or sword in English language which is used to kill the bull in contest.

Although there was one very special Lamborghini supercar which wasn't connected to the name of any bull or bullfighting but could quite possibly be referred to as Madonna herself. This was of course the Countach, this came about when famous car designer Giuseppe Bertone first set eyes on the car. He was almost speechless except for one word which he managed to utter! This word was of course Countach which is often said as an act of astonishment and quite often used by Piedmontese men when they first set eyes on a beautiful woman.

Friday, January 14, 2011

LAMBORGHINI MIURA





Lamborghini Gallardo pertama kali diperkenalkan pada ajang Geneva Motor Show 2003. Dan kala itu menjadi salah satu pusat perhatian diantara mobil-mobil sport yang siap diproduksi. Para pengunjung juga ingin menjawab rasa penasaran, apakah buah akuisisi Audi terhadap Lamborghini akan menghasilkan sebuah produk yang melegenda seperti layaknya varian mobil berlambang “Kerbau Liar” lainnya. Penasaran?
Sedikit berbicara sejarah, Ferrucio Lamborghini sebagai “bapaknya” mobil Lamborghini terlahir dalam naungan zodiak Taurus. Bukan sebuah kebetulan bila mobil ciptaannya memakai simbol ‘banteng’. Dengan karakter kuat dan gesit sehingga menginspirasi beberapa model Lamborghini, dengan menggunakan nama banteng aduan, salah satunya Miura. Sebagai bentuk penghormatan terhadap Ferrucio, pihak manajemen Lamborghini menamakan model terbarunya , Gallardo, konon nama tersebut, keturunan banteng aduan.
Stabilitas tinggi
Daya tarik proyek pertama Audi dan Lamborghini terpancar pada garis keturunan mobil-mobil yang lahir dari Lamborghini. Alur garis karya Italdesign-Giugiaro yang menyiratkan Countach dan Murcielago pada diri Gallardo, namun dikemas lebih kompak. Keseluruhan desain Gallardo mencoba menampilkan sebuah sintesis antara sedan dengan karakter sport. Tujuannya tak lain, untuk memaksimalkan kemampuan agar dapat dikendaraai pada beragam kebutuhan pengendaraan. Letak mesin di belakang sebagai karakter utama mobil sport. Sedangkan kesan sedannya, lebih banyak pada seting mesin yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan. Ingin seperti sportscar bisa, atau lembut di dalam kota pun tak masalah.
Proyek Gallardo sudah dimulai sejak 2000 lalu. Sekalipun bodi lebih pendek, namun jarak sumbu roda tetap dibuat panjang. Ukuran panjang mobil 4,3 m, jarak sumbu roda 2.560 mm tergolong panjang. Bandingkan dengan rata-rata mobil sepanjang ini punya jarak sumbu roda 2 m saja. Ukuran panjang tersebut, Gallardo dijamin stabilitasnya.
Perhitungan aerodinamika tentunya sangat diperhatikan, untuk mencapai tahanan angin yang kecil sehingga tak membuatnya melayang. Untuk mendapatkan hasil terbaik, setiap detail bentuk dan lekuk eksterior benar-benar dicermati. Seperti halnya bentuk spion walaupun kecil tetap membutuhkan perhitungan khusus. Pasalnya, sekecil apa pun bentuknya bila menghalangi laju angin pada keseluruhan disain, bisa membuat hambatan dengan timbulnya aliran turbulensi. Efek turbulensi juga dapat terjadi dari bentuk komponen lainnya, termasuk air scoop yang berada di sisi mobil. Guna memperlancar laju angin, maka bentuk sisi mobil dibuat melengkung dan langsung menyambung dengan air scoop.
Duduk rebah
Balutan warna hitam membuat kokpit terkesan sporti tetapi tetap ada unsur elegan. Ditambah dengan pemilihan bahan kulit yang terjahit rapi dengan benang sewarna dengan eksterior. Warna hitam mendominasi kokpit mulai dari jok door trim, plafon, dan lantai. Sebagai mobil sport, wajar kalau posisi duduk untuk sepasang kursinya seperti sedang selonjor. Kursi dapat disetel sesuai kebutuhan secara elektrik. Instrumentasi tergolong simpel tapi fungsional, karena hanya indikator penting saja yang perlu diperhatikan.
Dalam kabin kondisi pengendaraan sudah tidak dapat disangsikan lagi. Posisi duduk cenderung rebah. Ujung depan tak lagi tampak. Jadi sangat dibutuhkan feeling yang tepat untuk mengendarai mobil ini. Tentu perasaan takut harus dihilangkan ketika berada dalam lalu lintas padat, karena pengendara tidak dapat memonitor dengan pasti kendaraan di sekitar.
V-10, Quattro
Jangan pernah ragukan derap langkah Sang Banteng Muda. Sesuai dengan aliran darah leluhur, Gallardo juga dibekali dengan mesin bertenaga besar. Audi memiliki peran besar dalam hal ini. Dan tak hanya mesin, penggerak serta transmisi juga hasil riset yang dilakukan oleh pabrikan asal Jerman. Asal tahu saja, Gallardo memiliki mesin yang sama dengan kendaraan versi Sport Audi, S6 dan S8. Berkapasitas 5.000 cc dengan konfigurasi V-10 90º DOHC, tenaga yang dikeluarkan mencapai 500 tk dan torsi 510 Nm.
Pihak Lambo dan Audi menuturkan, sebelum mesin diinstal, terdapat pilihan mesin lain yang dapat digunakan. Kapasitasnya masih sama, namun besarnya derajat konfigurasi mesin V berbeda. Sudut mesin alternatif tersebut memiliki ukuran 72º. Namun berdasarkan perhitungan, sudut sebesar 72º justru berefek minus yang besar. Mulai dari makan tempat ketimbang sudut 90º, karena posisinya jadi lebih tinggi. Ketinggian ini berpengaruh juga pada titik pusat gravitasi mobil. Selain itu, bodi mobil pun akan lebih tinggi dan mempengaruhi sistem aerodinamika secara keseluruhan.
Untuk sistem penggerak, Gallardo mengadopsi teknologi AWD terkenal milik Audi yang bernama Quattro. Sementara sistem transmisi otomatisnya dapat dioperasikan melalui shift pedal di belakang roda kemudi.
On the Road Performance
Hasrat untuk memacu hingga kecepatan maksimal sangatlah mengebu. Saat mobilmotor melakukan pengujian di Sirkit International Sentul. Posisi jok terlebih dahulu diatur, agar mandapatkan visibilitas semaksimal dan senyaman mungkin. Bagi Anda yang belum terbiasa, bila tinggi badan kurang dari 170 cm posisi duduk tampak rendah dan pandangan ke depan menjadi agak terganggu oleh dasbor dan bonnet. Saat meletakkan kaki ke pedal, ruang kakinya terasa sempit terlebih pada pegas yang terganggu rumah rumah roda bagian dalam.
Jangan ragukan akselerasi dari Gallardo, tenaganya terasa padat pada setiap putaran. Saat diuji kecepatan 0 – 100 km/jam dapat di temput dalam waktu 6,4 detik dan untuk jarak 402 meter ditempuh dalam waktu 14,1 detik dengan kecepatan 177 km/jam. Mestinya kecepatan bisa ditempuh lebih cepat, sayang agak terganggu dengan perpindahan gigi yang kurang mulus. Catatan, bila Anda telat memindahkan gigi, transmisi Gallardo tidak dilengkapi dengan automatic shift up sehingga akan terjadi cut off dan kecepatan akan tertahan. Dan ketika shift down, kecenderungan rpm tertahan seperti proses hill and toe.
Pergerakan suspensi terasa keras jadi membuat mobil saat melintas di jalan yang tidak rata makin bumpy. Sangatlah tidak mengenakkan berjalan seperti ini. Memang idealnya masalah kenyamanan buka yang utama dalam sebuah mobil sport. Di balik keadaan di atas, stabilitas saat melaju cepat dan menikung sangat memuaskan. Tidak ada perasaan takut menaklukkan tikungan tajam sekalipun karena body roll sangat minim. Kestabilan ini juga dipengaruhi oleh lebarnya Lambo. (AriE)
BOX
Nilai Jual
Di pasar Importir Umum (IU)Gallardo ditawarkan dengan harga Rp 3,8 Milyar. Cocok bagi Anda yang hobi mengkoleksi kendaraan-kendaraan sport dari merek ternama. Di negeri asalnya, Gallardo di tempatkan Lamborghini untuk menyaingi kejayaan pabrikan serumpunnya Ferrari dengan F360. Dan Ferrari pun tak tinggal diam saja, pembaharuan dari F360 telah mereka luncurkan yakni F430. F430 sendiri belum lama telah dilakukan First Drive oleh mobilmotor pada edisi 4 2006. Ingin mengetahui siapa yang terbaik antara Gallardo dengan F430, simak pertarungan ‘Panas’-nya dalam rubrik Komparasi edisi 07 2006 yang akan datang.
MAINTENANCE? DON’T WORRY BE HAPPY
Bagi pemilik Lamborghini Gallardo, tidak perlu pusing soal maintenance, Audi MT Haryono siap menerima perawatan kendaraan Lamborghini. Yang perlu Anda lakukan pertama adalah melakukan registrasi atau pendaftaran, yang segera diproses langsung ke markas Audi di Jerman. Hal tersebut akan memudahkan proses pengerjaan dan pelayanan yang diberikan pun tidak dibedakan seperti pemilik Audi. Keseluruhan kerusakan dapat ditangani di sini, mulai dari mesin, interior, kaki dan penyakit atau kelainan lainnya pada kendaraan. So don’t worry!.
HASIL UJICOBA
Akselerasi (detik)
0 – 100 km/jam : 6,4
0 – 80 km/jam : 4,5
0 – 60 km/jam : 3,5
0 – 40 km/jam : 2,4
0 – 20 km/jam : 1,2
0 – 402 meter : 14,1 detik @ 177 km/jam
DATA
MESIN

Tipe : V-10 DOHC

Jumlah Katup : 40

Kapasitas (cc) : 5.000

Tenaga (tk/rpm) : 500/7.800
Torsi (Nm/rpm) : 510/4.500
DiameterXLangkah : 82,5X92,8
DIMENSI
PJG/LBR/TNG (mm) : 4.300/1.900/1.165
Jarak sumbu roda (mm) : 2.560
Berat Kosong (kg) : 1.430
Kapasitas Tangki (liter) : 90
Trek(dpn/blk) (mm) : 1.622/1.592
KEMUDI
Tipe : Rack & Pinion
TRANSMISI
Tipe : M/T 6 kecepatan
SUSPENSI

Tipe (dpn/blk) : Double Wishbone, pegas koil, stabilizer

REM
Depan : Cakram Ventilasi
Belakang : Cakram Ventilasi

UKURAN BAN

Ukuran (dpn) : 235/35 R 19
(blk) : 295/30 R19
HARGA : Rp 3,8 Milyar

LAMBORGHINI


Lamborghini hijau dan buggy hasil modifikasi Liberty Walk
Lamborghini hijau dan buggy hasil modifikasi Liberty Walk
Tokyo Auto Salon 2010 bertempat di Makuhari Messe, Chiba digelar pada tanggal 15-17 Januari 2010 .Pameran ini menampilkan model terbaru dari hasil modifikasi dalam surga produsen mobil di Jepang. Menurut Presiden Tokyo Auto Salon, Fumiaki Enomoto, di tengah-tengah krisis ekonomi global, pasar aksesoris mobil serta perlengkapannya justru menunjukkan gejala yang menggembirakan.
Mobil modifikasi yang dilengkapi peralatan stereo-sound didalamnya
Mobil modifikasi yang dilengkapi peralatan stereo-sound didalamnya
“Jumlah mobil dalam event kami bertambah 12%, yang disebabkan oleh resesi. Orang-orang tidak bisa membeli mobil baru, juga banyak anak muda yang cepat bosan akan mobil mereka. Jadi, bagian dalam dan luar mobil dirubah untuk memperbaharui perasaan. Ini arah yang kami lihat.” jelas Enomoto. Ia mencontohkan tahun 2009 lalu, saat Jepang sempat memperkenalkan jenis-jenis mobil hybrid terbaru yang ramah lingkungan dalam pameran Tokyo Motor Show. “Saat itu banyak sekali mobil-mobil yang dipamerkan oleh produsen mobil Jepang dengan teknologi tinggi seperti mobil hybrid, namun pameran kali ini agak berbeda. Ini adalah pameran untuk memperkenalkan mobil-mobil yang diharapkan dapat menarik hati para kaum muda Jepang.”
Melirik kedalam pameran, Enomoto boleh berlega hati. Banyak kaum muda Jepang yang terlihat mengelilingi booth pameran sambil menenteng kamera serta menjepretkannya ke berbagai mobil modifikasi dengan decakan kagum.

Monday, January 10, 2011

MOBIL SPORT 2011 LAMBORGHINI GALARDO LP 570-4 SUPERLEGGERA


Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera Mobil Sport Super 2010
Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera Mobil Sport Super 2010. Mobil Sport terbaru Lamborghini Gallardo telah dirilis pada Geneva Motor Show 2010 dengan nama Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera. Gallardo “superlight” atau “super sportcar” dirancang menggunakan komponen serat karbon untuk eksterior dan juga interior.

Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera 2010
Serat karbon juga banyak digunakan pada interior, dengan barang-barang seperti centre tunnel cover, panel pintu dan gearlever dibuat dari bahan karbon. Alcantara juga disisipkan di sekeliling kabin dan di jok sport.
Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera
Mobil Sport Super 2010 Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera
Bodi Superleggera menggunakan serat karbon yang dikembangkan secara khusus oleh “Automobili Lamborghini Advanced Composite Structures Laboratory” (ACSL) di Universitas Washington, Seattle, Amerika Serikat. Bahan ini juga digunakan buat aeronautika dan astronotik sampai ke pesawat Boeing 787 Dreamliner.
70 kilogram (154 lbs) telah dikurangi dari mobil normal, membuat Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera menjadi yang teringan dijalan dan menghasilkan tenaga yang cukup cepat.
Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera SportSuper Car 2010
Tenaga Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera bersumber dari :
- Mesin 5,2-liter V10 dengan crankcase aluminium dan sistem pelumasan dry sump.
- Menghasilkan 419kW (570 PS / 562 hp) pada 8.000 rpm.
- Memberi mobil 80,5 kW (109 PS / 108 hp) per liter.
- Torsi maksimum 540 Nm (398 ft-lbs) pada rpm 6.500.
Keunggulan dan kelebihan Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera Super Sportcar 2010 :
- Dapat sprint dari 0 – 100 km / jam dalam 3,4 detik dan 0 – 200km / h (124 mph) dalam 10,2 detik.
- Kecepatan maksimum 325km / h (202 mph).
- Konsumsi bahan bakar dan emisi C02 telah dipotong oleh 20,5%.
- Dengan longitudinale posteriopre konsumsi bahan bakarnya makin irit, 7,4 kpl.
- Body Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera terbuat dari aluminium.
- Bagian seperti casing cermin eksterior, sill, spoiler belakang dan diffuser adalah serat karbon.
- Kaca depan dan jendela samping dibuat dari polikarbonat.
- Merenovasi bemper depan untuk meningkatkan aliran udara dan downforce.
- Memiliki AWD permanen dan 45% limited slip differential di belakang.
- Ban Pirelli Seri P Zero Corsa, depan 235/35ZR19 dan belakang 295/30ZR19s.
- Mobil berdimensi: panjang 4,39 m, lebar 1,9 m dan tinggi 1.17 m.
- Kaca samping dan belakang dari polikarbonat.
- Mesin diperlihatkan dengan menutupnya menggunakan polikarobnat transparan.
- Menggunakan transmisi manual 6 percepatan “e-gear automated”.
- Perpindahan gigi lebih cepat dari reflek manusia.
- Disediakan dua mode otomatis. Model “Thrust” mesin langsung bekerja @5.000 rpm tanpa slip pada roda dengan sistem gerak All-Wheel Drive (AWD).
- Joknya dari kulit Alcantara.
- Roda aluminium 19 inci yang sangat ringan (turun 13 kg) diikat dengan baut titanium.
- Bagian rem dilengkapi dengan Electronically Stability Program (ESP).
- Kaliper rem depan dengan 8-piston dan 4-piston belakang, diameter 365 mm dan 356 mm.
SportSuper 2010 Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera
Lambo pun mengklaim LP 570-4 Superleggera menjadi model top dari seluruh supersport yang dibuatnya. Pasalnya, Eksterior lebih aerodinamis berkat rancang ulang bumper, bentuk trapesium bodi, hidung depan yang tajam dan berbentuk V dan lampu LED untuk siang hari.
Juga ada perbaikan pada kolong dan difuser sebagai rumah empat ujung knalpot. Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera menggunakan spoiler belakang yang kecil. Kendati demikian, juga ditawarkan opsi dengan ukuran lebih besar.
Mobil Sport Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera 2010
Selain pelanggan bisa menikmati kinerja ekstrim, Lamborghini LP 570-4 Superleggera juga dilengkapi beberapa gadget mewah, seperti :
- AC
- Tampilan kamera belakang
- Jendela bertenaga listrik dan
- Sistem navigasi satelit.
Lamborghini Gallardo LP 570-4 Superleggera Mobil Sport Super 2010 juga menawarkan opsi khusus, cakram rem dari keramik serat karbon dengan 7 piston di depan dengan diameter 380 mm. Semua itu, membuat Lambo menjadi istimewa bagi mereka yang senang dengan supersport dan tentunya punya banyak uang!
Sumber-2 terkait :
http://www.sportku.com/, http://otomotif.kompas.com/, http://www.lincah.com/

Sunday, December 26, 2010

LAMBORGHINI


Black LAMBORGHINI Cheap Car Rentals. Lamborghini Wallpaper, Lamborghini Posters, Lamborghini Picture

Saturday, December 25, 2010

Lamborghini Reventon Pics Specification

Lamborghini Reventon
Lamborghini Reventon


Lamborghini Reventon Wallpapers
Lamborghini Reventon Wallpapers

Lamborghini Reventon Picture

Type :Lamborghini Reventón
Years built :2007 - 2008
Production :Limited to 20 units
Chassisnr. :n.a.
Presentation :September 2007 IAA Frankfurt
Type of car :Two door coupe, two seater berlinetta
Designed by :Lamborghini Centro Stile
Built by :Automobili Lamborghini SpA

dimension
Wheelbase :2665 mm (104.92 in)
Overall length :4700 mm (185.04 in)
Overall width :2058 mm (81.02 in) 2215 mm (87.20 in) including external rear-view mirrors
Overall height :1135 mm (44.69 in)
Front track :1635 mm (64.37 in)
Rear track :1695 mm (66.73 in)
Ground clear. :n.a.
Front overhang :1080 mm (42.52 in)
Rear overhang :955 mm (37.60 in)
Weight :1665 kg (3670.7 lb)
Distribution :n.a. front / rear